PM Mustafa juga menegaskan bahwa institusi Palestina tak pernah melepas tanggung jawab mereka terhadap rakyat Gaza.

Ia menerangkan bahwa pemerintah Palestina terus memberikan dukungan keuangan dan layanan dasar di Jalur Gaza meski di tengah krisis keuangan akut.

Kementerian Pembangunan Sosial terus memberikan bantuan kemanusiaan dan perlindungan sosial, sementara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan telah membantu pembersihan 1,3 juta ton reruntuhan, pemulihan jalan-jalan penting, dan rehabilitasi rumah-rumah yang rusak, kata dia.

Mustafa juga menyoroti langkah Kementerian Pendidikan untuk membuka kembali tahun ajaran baru di Jalur Gaza dengan menyediakan 700 sekolah dan tempat belajar sementara, di samping pembelajaran jarak jauh, sehingga memungkinkan 500,000 anak di Gaza kembali bersekolah.

Menurut dia, saat ini diperlukan koordinasi yang lebih kuat dan saling melengkapi antara seluruh pemangku kepentingan dalam pemulihan Gaza.