NADIKABAR.COM — Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyebut kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu sebagai "penjahat perang", sambil menekankan Qatar akan melanjutkan upaya mediasi meskipun ketegangan regional semakin memuncak.
"Tentu saja. Apa yang telah dilakukan di Gaza adalah kejahatan perang dan siapa pun yang bertanggung jawab atas hal itu adalah penjahat perang," kata Sheikh Mohammed dalam wawancara dengan jurnalis Inggris Piers Morgan, Selasa (29/9).
Rumah sakit dan sekolah di Gaza menjadi sasaran perang.
"Apa pun pembenaran dan argumennya, tidak ada yang dapat membenarkan hal itu," tambah Sheikh Mohammed.
Dia juga menuduh Netanyahu menyerang Qatar secara politik untuk mengalihkan perhatian dari tindakannya sendiri dan pemerintahannya.