β€œSenang ada PMI di sini karena bisa belajar cara mencuci tangan. Saya juga senang bisa bermain dan menyanyi bersama kakak-kakak PMI dan teman-teman yang lainnya,” kata Yani.

Relawan PMI Kabupaten Ende Ketty Mukin mengatakan, kegiatan Promosi Kesehatan sebelumnya telah dilakukan PMI di sejumlah lokasi pengungsian dan tempat lainnya. Kali ini, PMI memberikan perhatian lebih kepada kelompok rentan, termasuk anak-anak disabilitas yang tinggal di lingkungan Panti Ji’e Pama Pawe.

β€œKita sudah melakukan kegiatan promosi kesehatan di pengungsian dan di tempat-tempat lainnya. Saat ini kita fokus kepada kelompok rentan, khususnya adik-adik disabilitas,” ujar Ketty.

Selain Promkes, PMI juga memberikan Psychosocial Support (PSS) melalui permainan dan aktivitas bersama. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk berinteraksi, mengekspresikan diri, sekaligus mendapatkan suasana yang menyenangkan di tengah kondisi pascagempa.

Bagi anak-anak yang sehari-hari tinggal di panti, edukasi kesehatan bukan sekedar materi yang disampaikan sekali. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan, menjaga kebersihan diri, dan berinteraksi melalui kegiatan positif menjadi keterampilan yang perlu terus diperkuat melalui pendampingan sehari-hari.

Melalui Promkes dan PSS, PMI berupaya hadir tidak hanya untuk menyampaikan pesan kesehatan, tetapi juga mendukung anak-anak disabilitas agar tetap merasa aman, nyaman, dan mendapatkan pendampingan di tengah proses pemulihan pascagempa.