Jika ada industri yang mau mengolah plasma tersebut, katanya, isu selanjutnya adalah pembiayaan apabila ada yang memakai produk jadi tersebut. Oleh karena itu, kolaborasi pun menjadi penting untuk pembangunan ekosistem plasma nasional.

Dia menyebut bahwa plasma dapat menyelamatkan hidup manusia, sehingga sayang apabila dibuang.

Dalam kesempatan itu, Linda juga menjelaskan bahwa sama seperti donor darah, donor plasma pun harus sehat dan bebas dari penyakit seperti hipertensi, diabetes, sakit jantung, dan lain-lain.

Namun, berbeda dengan mendonorkan darah, mendonorkan plasma bisa dilakukan dua minggu sekali. Tapi proses pengambilan plasma lebih lama dari proses pengambilan darah.