"Semangat kami tidak padam. Semangat kami tidak pudar. Kami akan terus membantu pasukan Karang Taruna yang berjibaku setiap hari," ungkap Budisatrio.

Ia juga menyambut baik dihidupkannya kembali penghargaan Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional. Menurutnya, apresiasi perlu disertai dukungan agar program para peserta dapat berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Secara khusus, ia meminta agar program unggulan para finalis dapat dihubungkan dengan kementerian terkait.

Sementara itu, Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan bahwa keberhasilan organisasi sosial harus diukur dari manfaat yang dirasakan warga.

"Jumlah kegiatan dan jumlah peserta adalah keluaran. Ukuran yang menentukan adalah hasil, yaitu perubahan nyata dalam kehidupan warganya," tutur Sri Sultan.

Ia mendorong keterlibatan masyarakat serta pendampingan berkelanjutan agar inovasi sosial terus memberikan manfaat dan dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain.

Pada sesi Olimpiade Bahasa Asing Sekolah Rakyat, penghargaan diberikan kepada 12 pemenang dalam kategori bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Mandarin. Penghargaan diserahkan oleh Budisatrio bersama Agus Jabo Priyono, kemudian dilanjutkan dengan penampilan para juara pertama.

Agus Jabo turut mengapresiasi inisiatif PNKT bersama Kementerian Sosial dalam membuka kesempatan bagi siswa Sekolah Rakyat untuk berprestasi.