"Kalian adalah bukti bahwa kemiskinan tidak pernah menentukan batas kemampuan seseorang," kata Agus Jabo.

Penghargaan turut diberikan kepada para inovator dalam Pekan Inovasi Sosial DIY serta lima Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional 2026. Juara I diraih Karang Taruna Trisula, Kabupaten Mojokerto; Juara II diraih Dharma Remaja, Kabupaten Semarang; dan Juara III diraih Hipenari, Kabupaten Kulon Progo.

Adapun Juara Harapan I diraih Asoka, Kabupaten Bandung, sedangkan Juara Harapan II diraih Dharma Santosa, Kabupaten Badung.

Kepala daerah dari kelima kabupaten tersebut juga menerima apresiasi atas dukungan mereka dalam pembinaan Karang Taruna.

Usai penyerahan penghargaan, Akhmad Wiyagus menegaskan dukungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap penguatan kelembagaan, pembinaan, serta dukungan program dan penganggaran Karang Taruna di daerah.

Penghargaan itu diharapkan menjadi dorongan bagi keberlanjutan karya dan pengabdian Karang Taruna kepada masyarakat.

"Kemendagri berkomitmen untuk mendukung penguatan Karang Taruna sebagai wadah pemberdayaan generasi muda dan kekuatan penggerak pembangunan, khususnya di tingkat desa dan kelurahan," tutup Akhmad.