Pada tahap lanjutan, mereka dilatih untuk menyusun Business Model Canvas, membuat prototipe, merancang identitas merek, hingga menghitung harga jual produk.

Pemberian pengalaman kompetisi di tingkat nasional ini diharapkan mampu membangun rasa percaya diri yang kuat bagi anak-anak nasabah.

Menurut Dodot, dalam membangun sebuah usaha, yang dinilai bukan hanya hasil akhirnya, tetapi juga bagaimana seseorang mampu mengembangkan ide, memahami kebutuhan pasar, menyusun model bisnis, memperbaiki produk, dan mengambil keputusan berdasarkan proses yang dijalani.

"Proses ini yang kami harapkan bisa membangun jiwa pejuang anak-anak nasabah yang potensinya luar biasa untuk melanjutkan proyek usahanya, sehingga salah satunya menciptakan produk olahan pangan yang bermutu,” ujarnya.

Menurut dia, sebuah usaha yang baik harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, memiliki proses pengelolaan yang jelas, serta sanggup beradaptasi terhadap berbagai perubahan zaman.

"Setelah Demo Day ini selesai, perkembangan usaha para peserta akan terus dipantau sebagai bagian dari monitoring program secara berkala," katanya.