PNM berharap pelaksanaan MEA 2026 mampu melahirkan unit usaha yang semakin kuat, adaptif, serta memberikan manfaat nyata di lingkungan sekitar mereka.
Produk olahan pangan yang berhasil diciptakan peserta sangat beragam sementara itu juara 1 diraih Kayla Aprilia, anak dari nasabah PNM Bangka Belitung, melalui produk Skay Soufflecake.
Posisi juara 2 Kesya Deswita Sari, anak dari nasabah PNM Magelang, dengan produk Cascara Tea, sedangkan juara 3 Talitha Maritza Rafa Hendrian, anak dari nasabah PNM Cirebon, melalui produk Moringo Bomboloni.
Keberhasilan ini menunjukkan potensi besar dari generasi muda di lingkungan nasabah PNM.
Mentor MEA 2026 Puji Subekti mengatakan melalui program ini membuktikan anak-anak dari keluarga prasejahtera mampu merintis usaha apabila mendapatkan kesempatan yang tepat.
"Melihat anak-anak nasabah PNM mendapatkan beasiswa, berani bermimpi, dan mulai merintis bisnis mengajarkan saya bahwa kesempatan yang tepat dapat melahirkan masa depan yang hebat. Semoga semakin banyak anak muda yang tumbuh menjadi wirausaha mandiri dan membawa kebermanfaatan," ujarnya.