Air nira harus segera dimasak agar tidak terfermentasi menjadi asam. Nira dimasak menggunakan wajan besar di atas tungku kayu bakar selama beberapa jam dengan api stabil hingga mengental.

Selama dimasak, cairan nira terus diaduk agar tidak gosong. Setelah cairan berubah warna menjadi cokelat tua dan mengental, adonan siap dicetak. Cairan panas gula yang sudah mengental dituangkan ke dalam cetakan yang terbuat dari tempurung kelapa dan didiamkan hingga mengeras.