NADIKABAR.COM — Pohon tumbang menimpa dua sepeda motor yang melintas di Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek, Desa Winong, Kecamatan Jetis, Ponorogo. Seorang lansia dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Pohon yang diduga telah lapuk di bagian bawah tumbang saat sejumlah kendaraan melintas di jalan tersebut.
Tiga orang menjadi korban dalam kejadian itu. Dua orang mengalami luka ringan, sedangkan seorang penumpang sepeda motor meninggal dunia akibat luka di bagian kepala.
Salah seorang korban, Novi Aprilia Azahara (18), mengaku tengah dalam perjalanan pulang sekolah saat pohon tersebut mendadak roboh.
"Pohonnya jatuh pas aku lewat. Ada korban lain, ibu-ibu, yang kondisinya lebih parah. Aku sama motor juga kena," ujar Novi saat ditemui di lokasi, Kamis (3/9/2026) sore.
Pelajar asal Kecamatan Sambit itu mengatakan dirinya mengendarai sepeda motor seorang diri. Saat itu, ia sedang melaju untuk pulang ke rumah.
"Saya dari pulang sekolah, mau pulang ke arah Jetis, mau ke Sambit. Tadi naik sendiri," katanya.
Berdasarkan data kepolisian, Novi mengendarai Honda Vario bernopol AE-5098-WL. Akibat tertimpa pohon, ia mengalami luka lecet pada tangan dan kaki. Novi dalam kondisi sadar dan mengalami luka ringan.
Selain Novi, pohon tumbang juga menimpa Honda Revo bernopol AE-3162-UK yang dikendarai Rosalina Anesty (37). Rosalina saat itu membonceng Nanik Nuryati (67).
Rosalina mengalami luka lecet pada bagian tangan dan dalam kondisi sadar. Namun, Nanik yang berada di posisi penumpang mengalami luka robek di bagian kepala.
Nanik sempat dievakuasi dari lokasi kejadian. Namun, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Warga Desa Winong, Sudarmadji, mengatakan pohon tersebut diduga telah mengalami pelapukan, terutama di bagian bawah batang. Kondisi itu membuat pohon mudah tumbang saat diterpa angin.
"Pohonnya itu sudah rapuh di bawah. Akhirnya ada angin langsung ambruk," kata Sudarmadji.
Menurut Sudarmadji, pohon yang roboh tersebut langsung menimpa dua sepeda motor yang sedang melintas di lokasi.
"Menimpa dua sepeda motor. Korbannya ada yang pelajar, ada juga orang dewasa," imbuhnya.
Ia menyebut kondisi jalan saat kejadian cukup ramai. Banyak pengendara, terutama pelajar yang baru pulang sekolah, melintas di jalur Ponorogo-Trenggalek tersebut.
"Waktu itu memang ramai, banyak pelajar pulang sekolah. Pas pohonnya roboh, kebetulan ada orang yang lewat," ujarnya.
Pohon yang tumbang juga sempat melintang dan menutup sebagian badan jalan. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek sempat mengalami kemacetan.
"Jalannya sempat tertutup pohon, jadi macet," pungkas Sudarmadji.
Berdasarkan kronologi kepolisian, kedua sepeda motor tersebut melaju dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam. Saat berada di lokasi kejadian, pohon tiba-tiba tumbang dan menimpa kedua kendaraan.
Pohon tersebut mengenai Honda Vario dan bagian belakang Honda Revo, tepat di posisi Nanik yang saat itu duduk sebagai penumpang.
Akibat kejadian itu, satu orang meninggal dunia dan dua korban lainnya mengalami luka ringan.