Jokowi menyampaikan keheranan sekaligus keberatannya soal tuduhan ijazah palsu terhadap dirinya.
Dalam sidang ini, mulanya jaksa menampilkan sejumlah video yang menjadi barang bukti atas tudingan ijazah palsu di persidangan.
Jaksa bertanya apakah Jokowi keberatan dengan pernyataan Roy Suryo dalam video bukti yang ditampilkan.
"Keberatan semuanya, Yang Mulia," ujar Jokowi.
Jokowi mengaku heran terhadap pihak yang menuding ijazahnya palsu. Padahal, kata dia, para pihak tersebut belum pernah melihat ijazahnya secara langsung.
"Wong melihat ijazah aslinya saja belum pernah kok sudah bisa menyimpulkan ijazah palsu gimana, ungkap Jokowi.
Dia lalu berkata, "Saya itu kadang-kadang enggak ngerti logika berpikirnya seperti apa."
Jokowi merasa dihina, 34 juta orang percaya tuduhan ijazah palsu
Jokowi merasa dihina dan nama baiknya tercemar karena tuduhan Roy Suryo CS soal ijazah palsu.
"Kerugian immaterial karena tercemarnya nama baik saya dan juga keluarga saya, dan kemudian saya juga merasa telah dihina, direndahkan dengan amat sangat," ungkap Jokowi.
Dia juga mengutip hasil survei terbaru soal sikap masyarakat terhadap isu ijazah palsu. Jokowi menyebut 18 persen masyarakat percaya bahwa ijazahnya palsu.
"Delapan belas persen itu kalau dikonversi ke orang itu kurang lebih 34 juta orang percaya mengenai tuduhan ijazah palsu ini, Yang Mulia," jelas dia.
Bagi Jokowi, angka itu bukan jumlah yang kecil dan berdampak ke kepercayaan publik terhadap dirinya.
"Betul, Yang Mulia, 34 juta orang percaya, Yang Mulia, bahwa tuduhan palsu tuduhan ijazah palsu ini telah mengurangi kepercayaan publik terhadap saya, Yang Mulia," kata Jokowi.