NADIKABAR.COM — Personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara membantu melayani penyeberangan 13 pelajar dari Pulau Saminyamau menuju Desa Posi-Posi, Kabupaten Pulau Morotai, untuk bersekolah karena keterbatasan transportasi laut di wilayah tersebut.

“Desa Saminyamau itu pulaunya terpisah sendiri dan hanya memiliki sekolah dasar, sementara untuk sekolah SMP maupun SMA berada di Desa Posi-Posi. Jarak dari Desa Saminyamau ke Desa Posi-Posi kurang lebih 1,1 mil laut,” kata Direktur Polairud Polda Maluku Utara Kombes Pol. Azhari Juanda di Ternate, Jumat.

Pulau Saminyamau hanya memiliki sekolah dasar, sedangkan sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas berada di Desa Posi-Posi, Kecamatan Pulau Rao.

Ia menjelaskan, inisiatif tersebut muncul setelah sejumlah pelajar mengalami insiden perahu tenggelam saat berangkat maupun pulang sekolah. Dalam kejadian itu, para pelajar terpaksa berenang untuk menyelamatkan diri.

Kondisi tersebut mendorong personel Markas Unit (Marnit) Polairud Pulau Morotai berinisiatif mengumpulkan dana secara sukarela untuk menyediakan perahu longboat bagi penyeberangan pelajar.

Azhari mengapresiasi inisiatif personelnya yang berhasil menyediakan perahu berkapasitas 13 orang dengan mesin berkekuatan 15 tenaga kuda (PK). Perahu tersebut telah digunakan untuk membantu penyeberangan para pelajar dalam beberapa hari terakhir.

“Sebagai pimpinan, saya memberikan apresiasi kepada mereka karena sudah berinisiatif mengumpulkan dana secara sukarela untuk membangun sebuah perahu longboat dengan kapasitas 13 orang dan mesin 15 PK,” ujarnya.

Ia mengatakan, personel Polairud melayani penyeberangan 13 pelajar tersebut setiap hari sekolah, dengan tiga kali perjalanan untuk mengantar siswa ke sekolah dan tiga kali perjalanan untuk menjemput mereka saat pulang.

Menurut dia, kegiatan tersebut sejalan dengan program Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang mengusung tagline “Polri Bersama Masyarakat”.

Azhari juga meminta personel Polairud yang bertugas di kabupaten dan kota lain di Maluku Utara untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah kepulauan yang masih menghadapi keterbatasan akses transportasi.

“Selain membantu pemerintah daerah, ini juga bagian dari kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat,” ucapnya.