NADIKABAR.COM — Kejaksaan Polandia pada Minggu (8/11) memulai penyelidikan dengan motif tindak pidana terorisme terkait penembakan massal di Krakow yang menewaskan enam orang dan melukai 16 lainnya, termasuk dua petugas polisi.
Kantor Kejaksaan Nasional dalam unggahan di platform media sosial X menyatakan bahwa penyelidikan mencakup penembakan pada Sabtu (7/11) di dekat Alun-Alun Pasar Utama Krakow, serta pembunuhan tiga orang di rumah keluarga tersangka di Ostrowiec Swietokrzyski, sekitar 160 kilometer di timur laut Krakow.
Menurut jaksa, sejumlah bukti menunjukkan bahwa pelaku yang sama melakukan kedua serangan tersebut.
Tersangka, seorang pria Polandia berusia 24 tahun, terluka dalam baku tembak dengan polisi dan masih dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis.