NADIKABAR.COM — Bengkalis (NadiKabar) – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) meraih tiga gelar pada babak final Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026 melalui inovasi desain kapal, termasuk kapal penjaga pantai yang dikembangkan untuk mendukung pengawasan wilayah perairan Selat Malaka.
Tiga gelar tersebut terdiri atas Juara 3 kategori Inovasi Desain dan Konstruksi (IDK) melalui Tim Laksamana 3, Best Design Electric Remote Control (ERC) melalui Tim Laksamana 1, serta Best Design Fuel Engine Remote Control (FERC) melalui Tim Laksamana 10. Kompetisi yang berlangsung sejak 14 September 2026 tersebut ditutup di Lapangan Tugu Bengkalis, Kamis (17/9) malam.
Tim Laksamana 10 mengembangkan kapal penjaga pantai berbasis mesin berbahan bakar yang mengutamakan kecepatan dan dirancang untuk mendukung pengejaran kapal yang melakukan aktivitas ilegal di wilayah perairan.
"Banyak kapal yang secara ilegal menyelundupkan barang-barang terlarang, jadi kami ingin menciptakan kapal yang bisa menjaga daerah Bengkalis dari ancaman itu," kata perwakilan Tim Laksamana 10 Muhamad Wahyu Ramadhan.
Sementara itu, Tim Laksamana 1 mengembangkan kapal ERC yang mengedepankan efisiensi energi dan aspek ramah lingkungan. Ketua Tim Laksamana 1 Muhammad Alfayed mengatakan detail desain, bentuk kapal yang presisi, serta proses pengecatan menjadi bagian penting dalam pengembangan kapal tersebut.
"Pengecatan itu ada prosesnya, tidak bisa dilakukan sekali jadi. Kalau ada lecet, harus diperbaiki lagi," ujar Alfayed.
Pada kategori IDK, Tim Laksamana 3 mengembangkan desain kapal menggunakan axbow, interceptor, dan material HDPE untuk mengurangi hambatan ketika kapal beroperasi. Pengurangan hambatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kecepatan sekaligus menekan konsumsi bahan bakar.
"Kapal yang semakin besar hambatannya, semakin terhalang pula kecepatannya. Jadi kami ingin mengurangi estimasi konsumsi bahan bakar sekaligus membuat kapal jauh lebih cepat dengan menggunakan axbow sebagai pemotong aliran ombak dan interceptor sebagai penyeimbangnya," kata anggota Tim Laksamana 3 M. Kenzie Bravo.
Direktur Polbeng Johny Custer mengatakan capaian mahasiswa tersebut diharapkan menjadi dorongan untuk terus mengembangkan inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan sektor kemaritiman.
"Kemenangan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus belajar dan berinovasi, menghasilkan karya-karya yang lebih baik lagi dan dapat memberikan dampak nyata," ujar Johny.
Selain menjadi peserta, Polbeng bertindak sebagai tuan rumah babak final KKI 2026 yang berlangsung selama empat hari. Penyelenggaraan kompetisi mendapatkan dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis serta sejumlah pelaku industri di Riau.
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Beny Bandanadjaja mengapresiasi kesiapan Polbeng dalam menyelenggarakan kompetisi tersebut.
"Saya mengapresiasi dan berterima kasih atas komitmen yang luar biasa dari Polbeng, mulai dari kehangatan dalam menyambut seluruh peserta hingga kesiapan fasilitas penyelenggaraan, sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan sangat baik," kata Beny.
Penyelenggaraan KKI 2026 juga melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran peserta selama kompetisi turut mendorong promosi Bengkalis serta aktivitas ekonomi lokal, antara lain pada sektor hotel, penginapan, dan UMKM.