Di forum itu, Jules mengatakan, Kapolda Jatim mengajak para mahasiswa untuk berdialog terbuka dan bertukar pandangan serta menyampaikan aspirasi terkait persoalan sosial, kamtibmas, termasuk penyalahgunaan narkoba, peredaran miras dan pemberdayaan masyarakat.

"Dan perlu saya sampaikan bahwa perwakilan dari BEM Unair sendiri pada saat itu menghadiri kegiatan mulai dari awal dalam keadaan sehat, ya, kemudian mengikuti proses kegiatan silaturahmi dengan teman-teman BEM yang lain tentunya. Dan dalam pelaksanaan silaturahmi juga ada ruang diskusi. Nah, dalam ruang diskusi tersebut juga diberikan kesempatan dari seluruh peserta yang hadir termasuk salah satu perwakilan dari BEM Unair," tutur Jules.

Sementara itu Presiden BEM Unair Rizqi Senja Wirawan menyebut dirinya ditahan Ditressiber Polda Jatim terkait rencana demonstrasi peringatan 2 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia kemudian mendapat tekanan aparat agar mau hadir dalam forum silaturahmi Kapolda tersebut.

"Beberapa hari yang lalu saya ditangkap dan ditahan di Ditressiber Polda Jawa Timur dengan tuduhan ajakan aksi kerusuhan dalam aksi 2 tahun Prabowo-Gibran. Saya dibebaskan dengan intimidasi agar datang di acara silaturahmi dengan Kapolda Jawa Timur," kata RizqiΒ saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Usai menjalani pemeriksaan tersebut, Rizqi mengaku membutuhkan ruang untuk memulihkan kondisi psikologisnya. Ia juga meyakini rentetan peristiwa penangkapan yang diakhiri dengan pemanggilan silaturahmi ini merupakan langkah untuk melemahkan pergerakan mahasiswa di Surabaya.

"Situasi ini berjalan begitu cepat. Hari ini saya masih memulihkan diri untuk mulai kembali membuka akses komunikasi. Saya memahami jika ini adalah salah satu bentuk penggembosan gerakan," ungkapnya.