Pada sortie pertama, pesawat Casa 212-200/A-2105 melaksanakan penyemaian bahan semai berupa natrium klorida (NaCl) sebanyak 800 kilogram. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 10.000 kaki dengan sasaran wilayah Kabupaten Pulang Pisau bagian selatan dan Kabupaten Katingan bagian selatan.
Pelaksanaan OMC merupakan salah satu upaya mitigasi untuk mendukung potensi pembentukan hujan di wilayah sasaran. Operasi ini dilakukan melalui koordinasi lintas instansi dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer dan hasil analisis cuaca, sehingga pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kondisi meteorologis yang berkembang.
Berdasarkan analisis BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Palangka Raya, kondisi atmosfer di wilayah Kalimantan Tengah saat ini mendukung pembentukan awan hujan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh aktivitas gelombang atmosfer, belokan angin, serta pertemuan angin di sejumlah wilayah.
BMKG juga memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Kabupaten Sukamara, Kotawaringin Barat, Seruyan, Kotawaringin Timur dan Katingan.