Berdasarkan data kepolisian, terdapat 99 kegiatan masyarakat yang berlangsung pada Kami, yang meliputi 73 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum serta 26 agenda aktivitas masyarakat lainnya di wilayah Jakarta dan daerah penyangga.

Untuk memastikan seluruh kegiatan tersebut berjalan harmonis, kepolisian menyiagakan 26.386 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta petugas pengamanan dalam gedung.

Personel tersebut disebar ke sejumlah titik sentral, di antaranya kawasan Monumen Nasional (Monas), Bundaran Hotel Indonesia, dan Gedung DPR/MPR.

Budi menginstruksikan seluruh aparat di lapangan agar menanggalkan cara-cara represif dan mengutamakan ruang dialog bersama massa.