Berdasarkan analisis CCTV dan keterangan awal, korban yang sedang mengantre di sebuah gerai makanan mendadak tersungkur akibat ditendang dari belakang oleh RS. Hasil pemeriksaan menunjukkan korban dan pelaku tidak saling mengenal.
Saat ini, penyidik masih mendalami motif dan merangkai kronologi kejadian tersebut secara menyeluruh berdasarkan alat bukti yang ada.
Budi menyebutkan Polda Metro Jaya juga menyiapkan fasilitas pemeriksaan fisik dan pendampingan psikologis guna memastikan korban mendapatkan ruang aman serta kepastian hukum.
"Jika mengalami atau mengetahui adanya tindak kekerasan, segera laporkan kepada kepolisian terdekat atau hubungi layanan Polri 110. Kepedulian masyarakat dapat menjadi langkah awal untuk menghentikan kekerasan sekaligus memastikan korban memperoleh pertolongan," ujar Budi.