NADIKABAR.COM — Polda Metro Jaya tengah melakukan audit dan investigasi mendalam terkait munculnya narasi dan keberadaan "mahasiswa sewaan" yang mengenakan jas almamater dalam kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa pihak kepolisian maupun penyelenggara tidak mengetahui keberadaan kelompok tersebut dalam jajaran peserta.
"Makanya, ini kita audit dan investigasi didalami, kenapa mahasiswa bayaran tadi dalam tanda kutip bisa berada di situ menggunakan jas almamater. Kepolisian, penyelenggara pastinya tidak ingin, tidak mengetahui bahwa ada mahasiswa sewaan tadi," ujar Budi Hermanto di Jakarta, Rabu
Budi menjelaskan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda sejatinya melibatkan berbagai elemen pemuda dari pelbagai latar belakang, bukan terbatas pada kelompok mahasiswa saja.