NADIKABAR.COM — Polda Metro Jaya menggelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Operasional bagi 900-an jajaran Polisi Wanita (Polwan) guna memperkuat kemampuan negosiasi, komunikasi persuasif, hingga penanganan konflik secara humanis di lapangan.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa.
"Pelatihan ini merupakan investasi untuk meningkatkan kemampuan Polwan. Dunia terus berkembang, begitu juga dengan tantangan tugas kepolisian. Karena itu, kemampuan harus terus diasah agar pelaksanaan tugas semakin baik," kata Dekananto.
Ia menjelaskan pelatihan mencakup materi teknis operasional, antara lain negosiasi, komunikasi persuasif, bela diri, tindakan kepolisian, serta keterampilan khusus yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah masing-masing.
"Penguasaan teknik negosiasi dipersiapkan tidak hanya untuk pengamanan aksi unjuk rasa, melainkan juga untuk meredam potensi konflik sosial di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Dirres PPA dan PPO Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Rita Wulandari Wibowo menjelaskan bahwa peningkatan kompetensi ini ditujukan untuk mengoptimalkan pelindungan terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan.
"Polwan diharapkan memiliki kemampuan yang tangguh secara fisik dan mental, mampu berkomunikasi secara persuasif, cepat mengambil keputusan, serta tetap humanis dalam setiap tindakan kepolisian," ujar Rita.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan, pelatihan yang diikuti oleh seluruh personel Polwan di tingkat Polda hingga Polres jajaran ini diisi dengan penyampaian materi, simulasi, praktik lapangan, dan sesi tanya jawab.
"Kompetensi yang terus diasah menjadi bekal penting agar personel mampu menghadapi berbagai situasi di lapangan dengan profesional, komunikatif, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis," kata Budi.