"Saat Mama Yasinta muncul ke publik membela tanah ulayatnya, kami yang ikut mendukungnya, menampakkan identitas jelas. Punya nama, punya wajah, punya lembaga," tulis Dandhy dalam postingan Instagramnya seperti dilihat NadiKabar, Selasa (2/6).

"Kini Mama Yasinta dimunculkan ke publik oleh mereka yang malu-malu menunjukkan identitasnya. Tanpa nama, tanpa wajah," lanjutnya dalam postingan tersebut.

Postingan tersebut dikirim Dandhy saat NadiKabar meminta tanggapan terkait pelaporan oleh Mama Sinta. Dalam postingan itu, Dandhy juga menilai kemunculan Mama Sinta saat ini sebagai upaya menghilangkan fokus publik terhadap fenomena yang terjadi di Papua.

"Satu-satunya yang tampak jelas adalah siasat agar kita pelan-pelan kehilangan fokus pada persoalan kolonialisme di Papua," ujar Dandhy.