"Yang bersangkutan melakukan manjat di Patung Selamat Datang, membentangkan banner, pada saat turun dalam kondisi lemas dan pusing, makanya disiapkan mobil Dokkes dan Sidokkes dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat, sehingga dibawa, diberikan penanganan medis," tutur dia.

"Jadi kami luruskan, tidak ada penangkapan, tetapi kepolisian dalam hal ini memprioritaskan kondisi medis, kondisi psikis dari orang yang berada di ketinggian," sambungnya.

Terpisah, Greenpeace Indonesia juga mengungkapkan keenam aktivis telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan hampir 12 jam di Polda Metro Jaya.

Juru Kampanye Keadilan Iklim Greenpeace Indonesia, Jeanny Sirait kembali menerangkan aksi yang dilakukan keenam aktivis itu adalah menyuarakan keresahan masyarakat atas krisis iklim yang kian nyata, mulai dari kekeringan, banjir, kebakaran hutan, hingga anomali cuaca yang mengancam penghidupan dan memperberat beban hidup.

"Pembebasan ini bukan akhir dari perjuangan kami. Aksi damai di Bundaran HI menjadi awal untuk menggaungkan kesadaran bahwa krisis iklim sudah sampai di meja makan kita, melalui kenaikan harga pangan dan hilangnya sumber penghidupan," tutur dia seperti dikutip dari keterangan tertulis.