NADIKABAR.COM — 7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan menjadi saksi dalam sidang kasus fitnah ijazah dengan terdakwa Roy Suryo besok di PN Jakarta Timur. Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan.
"Pasti dilakukan pengamanan. Setiap kegiatan kita kan juga melihat potensi apakah ada mobilisasi massa, apakah ada kemacetan arus lintas," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto seusai giat di Kampung Boncos, Jakarta Barat, Rabu (4/11/2026).
Budi mengatakan, pengamanan ini menjadi bentuk pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya pengamanan tersebut, sehingga diharapkan seluruh kegiatan yang ada berlangsung aman.
"Iya, pastinya Polda Metro Jaya selalu memberikan pelayanan dan pengamanan setiap rangkaian kegiatan masyarakat," jelasnya.
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan bersaksi dalam sidang kasus fitnah ijazah dengan terdakwa Roy Suryo. Rencananya sidang akan digelar Kamis (5/11/2026) di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
"Iya, tentu kita, ini sidang ini kan terbuka untuk umum. Jadi masuk berapanya itu sesuai dengan kapasitas kita nanti. Berapa kapasitas bisa ditampung oleh pengunjung sidang. Namun seperti biasa, kita kan ada apa ya Ada TV di luar juga ya, bisa di luar," kata Kepala Pengadilan Jakarta Timur, Efendi, di PN Jaktim, Selasa (3/11).
Efendi menjelaskan ruang sidang berkapasitas 80 orang. Dia mengatakan PN Jaktim akan berupaya menjaga kenyamanan pengunjung sidang.
"Buat yang bisa masuk ke area persidangan dan area sekitar pengadilan kita dari dua kubu. Pokoknya kita ya yang penting nyaman ya, gitu aja. Penting ini sidang terbuka untuk umum, kita tidak membeda-bedakan, semua kubu boleh menonton, masyarakat pada umumnya boleh menonton. Terus kalau memang kapasitasnya 80, ya jangan lebih, nanti kan nggak nyaman jadinya ya," ujarnya
PN Jaktim juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk mempersiapkan pengamanan sidang. Hal ini dilakukan menyusul rencana kehadiran Jokowi sebagai saksi dalam perkara tersebut.
"Laporan dari majelis hakim memang diagendakan Kamis besok Pak Jokowi akan menyaksikan perkara tersebut. Makanya pada hari ini kita, tapi kan tergantung ini kan yang menghadirkan tugas menghadirkan saksi itu penuntut. Makanya tadi kita rapat koordinasi, apakah benar Kalau benar tentu kita persiapkan Pak polisi sebagai pihak keamanan juga biar bisa mempersiapkan apa namanya keamanan terhadap persidangan tersebut," ujarnya.