NADIKABAR.COM — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) memetakan sejumlah titik rawan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan kelancaran arus penonton saat ajang MotoGP Mandalika yang berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober 2026 mendatang.

Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja di Mataram, Kamis, mengatakan pihaknya menyiapkan langkah mitigasi mencakup penanganan sengketa lahan, pencegahan tiket palsu, penindakan drone ilegal, hingga pengendalian lonjakan tarif akomodasi perhotelan.

"Sengketa lahan juga kami sudah coba untuk membuat simulasi, masih ada klaim lahan juga yang kemungkinan para pengklaim melakukan aktivitas sehingga memacetkan jalur," ujar dia.

Polda NTB membagi wilayah pengamanan Sirkuit Mandalika menjadi tiga zona kerawanan, yakni Zona Barat, Zona Tengah, dan Zona Timur.