"Mudah-mudahan metode ini berguna dan bisa kita terapkan di Provinsi Riau sebagai langkah mitigasi kita untuk tahun-tahun berikutnya. Ini adalah wujud bakti Polri untuk negeri," imbuhnya.

Upaya pemadaman dengan cairan X-Fire ini dilakukan oleh personel gabungan dari Polda Riau, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan Relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) serta dibantu oleh peserta didik Sespimti Polri yang merupakan bagian dari Satgas Edukasi.

Peserta Didik (Serdik) Sespimti Polri juga datang ke lokasi sekaligus untuk melaksanakan penelitian dan memberikan rekomendasi langkah teknis ke depan dalam upaya pencegahan dan memitigasi karhutla.

"Jadi ini adalah langkah kolaborasi dari sisi akademis Satgas Edukasi dan restorasi penanaman 1 juta pohon yang akan ditanam di lahan eks karhutla yang akan dipimpin oleh Bapak Kapolda Riau," pungkasnya.