"Pihak pengelola harta warisan berharap semua masalah segera terselesaikan, sehingga yayasan amal dan perwalian dapat didanai sepenuhnya sesuai dengan keinginan Michael," lanjut pernyataan tersebut.
Namun, Paris bersikeras bahwa pengelola memegang aset likuid yang lebih dari cukup.
Dalam dokumennya, ia membeberkan sederet transaksi raksasa, termasuk penjualan saham EMI Music Publishing ke Sony senilai US$287,5 juta pada 2018, penjualan Neverland Ranch sebesar US$22 juta pada 2020, hingga kesepakatan hak kekayaan intelektual dengan Sony senilai US$750 juta pada 2023.
Pihak pengelola sendiri melaporkan pendapatan kotor lebih dari US$2,5 miliar hingga Desember 2024, dengan simpanan kas menyentuh US$850 juta.
Setelah dipotong berbagai proyeksi kewajiban utang, Paris menghitung masih ada sisa sekitar US$600 juta yang menganggur dan siap dibagikan.
Mengacu pada hukum California yang memprioritaskan percepatan pembagian aset kepada penerima manfaat, Paris mendesak pengadilan segera memaksa Branca menyerahkan dana ratusan juta dolar tersebut.
Sengketa pelik ini dijadwalkan berlanjut ke meja sidang pada Desember mendatang.