Melalui teknologi biokonversi BSF, limbah organik berpotensi diubah menjadi biomassa larva dan residu pengolahan atau kasgot yang dapat dikaji lebih lanjut untuk pemanfaatan sebagai bahan pakan maupun pembenah tanah setelah memenuhi persyaratan mutu dan keamanan.
Pengembangan teknologi tersebut, kata dia, diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pengelolaan limbah MBG, terutama di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga pelaksanaan program pemenuhan gizi masyarakat turut memperhatikan aspek lingkungan.
Polinela juga menekankan pentingnya pengujian lanjutan dan penerapan proyek percontohan sebelum teknologi tersebut dikembangkan secara lebih luas.