NADIKABAR.COM — Bripda Rizki Novyandri ditabrak dan sempat menempel di mobil guru pesantren berinisial ED di Tol Rangkasbitung-Panimbang, Banten. Kondisi Rizki masih kritis akibat mengalami luka di kepala dan kini dirawat di RS Kramat Jati, Jakarta.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Hutapea, mengatakan kondisi Bripda Rizki masih kritis. Dia mengalami perdarahan di otak hingga patah tulang tengkorak.

"Kondisi Bripda M. Rizki Noviandri masih tergolong serius setelah mengalami cedera kepala berat. Anggota Ditlantas Polda Banten tersebut sebelumnya mengalami sejumlah cedera pada bagian kepala, mulai dari perdarahan di dalam rongga kepala, patah tulang tengkorak, hingga pembengkakan otak," kata Maruli, Minggu (8/11/2026).

Menurut Maruli, Rizki telah menjalani operasi kraniotomi untuk mengeluarkan darah yang menggumpal akibat perdarahan serta mengurangi tekanan pada otak. Namun, kondisinya saat ini masih membutuhkan alat bantu pernapasan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan pada Jumat (6/11), pasien masih menggunakan alat bantu pernapasan atau ventilator. Selang pernapasan (ETT) masih terpasang melalui mulut menuju saluran pernapasan," katanya.

"Penggunaan ventilator diperlukan untuk membantu menjaga pasokan oksigen, mengingat kondisi kesadaran pasien belum pulih secara optimal," katanya.