NADIKABAR.COM — Belasan siswa SMPN 10 Ciputat, Tangerang Selatan, diduga di-bully kakak kelas dengan dipaksa meminum kopi campur cuka. Polisi telah melakukan asesmen terkait kasus tersebut.

"Menanggapi dugaan perundungan yang melibatkan pelajar di sekolah tersebut, pihak kepolisian telah melakukan asesmen awal," ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

AKBP Boy menegaskan penanganan permasalahan tersebut perlu dilakukan secara tepat. Penanganan kasus perlu mengedepankan komunikasi dan koordinasi bersama pihak-pihak terkait.

"Sementara itu, penegakan hukum tetap menjadi opsi terakhir," ucapnya.

AKBP Boy juga telah mengunjungi SMPN 10 Tangerang Selatan pada Senin (26/10). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program Polisi Peduli Pendidikan sekaligus bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi para pelajar.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar dan personel Satbinmas Polres Tangerang Selatan. AKBP Boy juga telah berkomunikasi dengan pihak sekolah dan para siswa untuk mengetahui kondisi lingkungan sekolah serta memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik.