"Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara kepolisian, pihak sekolah, dan para pelajar," tuturnya.

AKBP Boy juga mengimbau para pelajar agar mengisi waktu dengan kegiatan positif, menjauhi segala bentuk kekerasan, baik verbal maupun fisik, serta tidak terlibat dalam perkelahian.

"Saya minta kepada para siswa, habiskan waktu untuk hal-hal positif. Hindari berbagai bentuk kekerasan, baik verbal maupun fisik, hindari perkelahian, dan jaga masa depan kalian karena perjalanan masih panjang," ungkapnya.

Melalui kunjungan ini, Polres Tangerang Selatan berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, dan saling menghormati di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Seperti diketahui, belasan siswa SMPN 10 Ciputat diduga menjadi korban perundungan atau bullying kakak kelas. Mereka dipaksa mengikuti tantangan, yang kalah diminta meminum kopi campur cuka.

Kasus perundungan ini diungkap Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq. Ia awalnya menerima informasi dugaan perundungan tersebut dari masyarakat. Pihaknya kemudian melakukan pengecekan.