NADIKABAR.COM β Polres Metro Jakarta Barat memburu otak atau pengendali jaringan produksi narkoba jenis cartridge etomidate senilai Rp120 miliar yang beroperasi di kawasan perumahan elit PIK 2, Tangerang.
Kanit 2 Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Jimi menjelaskan, berdasarkan pengakuan tersangka CF (WNA Cina), seluruh operasi dikendalikan oleh seorang berinisial AC yang kini diduga masih berdomisili di China.
"AC kini berstatus DPO (daftar pencarian orang) dan diduga kuat menjadi pengendali utama jaringan narkoba ini," kata Jimi kepada wartawan di Jakarta, Kamis.
CF tercatat sudah dua kali melakukan perjalanan bolak-balik China-Indonesia sejak Juli 2026 sebelum akhirnya diringkus petugas saat mengoperasikan laboratorium gelap tersebut.
βSaudara CF ini kita juga sudah sesuaikan dengan hasil pemeriksaan awal dua kali datang ke Indonesia yaitu pada Juli dan Agustus kembali lagi ke Indonesia. Jadi, dia pada Juli datang ke Indonesia, kemudian pada Agustus dia kembali ke China. Pada September dia kembali lagi ke Indonesia yang beberapa hari selanjutnya kita amankan,β kata Jimi.