NADIKABAR.COM — Polisi memburu terduga pelaku pembobolan dua rumah kosong di kawasan Gununganyar, Surabaya. Dalam aksinya, pelaku menggasak sejumlah barang berharga, mulai dari velg Range Rover Evoque hingga sparepart BMW M3.

Dua rumah yang menjadi sasaran pencurian berada di Jalan Gunung Anyar Tambak IV. Kedua rumah tersebut diketahui tidak dihuni pemiliknya.

Salah satu korban, Mirna Aprilia Churaini, mengetahui rumahnya dibobol saat datang untuk mengecek meteran PDAM pada Kamis (3/9/2026). Saat itu, Mirna mendapati pintu rumah dalam kondisi terbuka dan bagian dalam rumah berantakan.

Ketika dikroscek, sejumlah barang miliknya hilang. Di antaranya indoor dan outdoor AC masing-masing 2 unit, kompresor kulkas, seluruh stop kontak rumah, meteran PDAM, laptop, 1 set velg Range Rover orisinal, hingga sejumlah sparepart BMW M3 original.

Kapolsek Gununganyar Iptu Tulus Wibowo mengatakan rumah tersebut tak dihuni oleh korban. Begitu pula dengan rumah korban kedua di Gununganyar Tambak Gang Durian nomor 15 Surabaya.

"Rumah satunya (TKP kedua) pompa air tabung elpiji dan tv, rumahnya tidak dihuni, penghuninya di Surabaya juga tapi tidak ditempati, seperti rumah singgah," kata Tulus saat dikonfirmasi NadiKabar, Jumat (4/9/2026).

Tulus mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembobolan tersebut. Polisi belum dapat memastikan jumlah maupun identitas terduga pelaku karena kedua rumah tidak dilengkapi kamera CCTV.

"Kami belum bisa memastikan (berapa orang pelaku), karena rumah tidak dilengkapi kamera CCTV," ujarnya.

"Kami sudah olah TKP dan menyisir ya, kedua korban (Ida Mustika Dewi dan Mirna Aprilia) sudah buat LP semua. Itu (TKP kedua) nggak ditempati mulai 2023 dan satunya 2020 (Ida Mustika Dewi Angela) udah lapor 31 Agustus lalu," pungkasnya.

Sebelumnya, pembobolan rumah terjadi di kawasan Gununganyar, Surabaya. Dua rumah kosong yang ditinggal pemiliknya disatroni maling hingga sejumlah barang berharga raib.

Peristiwa pertama terjadi pada 31 Agustus 2026 di Gununganyar Tambak. Kemudian pembobolan kembali terjadi pada 2 September 2026 di lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian pertama.