"Kami juga meminta kepada para orang tuanya agar tidak memberikan motor kepada anak-anaknya. Kami imbau para orang tua untuk memberikan pengawasan dan bimbingan," jelasnya.

"Di samping belum cukup umur, anak-anak tersebut belum layak berkendara di jalanan karena emosional mereka masih labil. Sayangi anak-anaknya tidak harus dengan memberikan motor kepada anak-anak yang memang belum cukup umur, karena membahayakan keselamatan nyawa anak-anak," sambungnya.

Polisi mengungkapkan pelajar tersebut beralasan bonceng empat karena motor hampir kehabisan bensin.

"Menurut pengakuan anak inisial MD yang bawa motor, dia bonceng tiga orang temannya dengan alasan bensinnya habis dan dia mau ke SPBU," tuturnya.