"Itu semuanya tidak benar. Belum dipastikan kebenaran informasinya," ucapnya.

"Ya, kami menyayangkan adanya sejumlah kabar di media sosial yang belum diketahui kebenarannya," imbuh Wildan.

Terkait hasil autopsi yang menyebut kematian korban akibat tulang patah dan organ lainnya rusak, Wildan menyebut belum terkonfirmasi kebenarannya. Menurut Wildan, pihaknya sendiri bahkan belum menerima hasil autopsi. Begitu pula terkait ABH, polisi masih melakukan pendalaman dan belum menetapkan pihak tertentu sebagai pelaku.