NADIKABAR.COM — Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) menyebut aksi demonstrasi di kawasan Malioboro, Yogyakarta, berujung ricuh pada Rabu (28/10) malam dengan insiden pelemparan batu, petasan, dan kembang api.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda DIY Kombes Pol Ihsan menduga terdapat dua gelombang massa yang menggelar aksi di kawasan Malioboro, yakni pada sore hari yang terpusat di Titik Nol Kilometer Yogyakarta dan pada malam hari yang berujung ricuh.

"Tadi sekitar pukul 17.30 WIB (massa aksi) telah membubarkan diri Titik Nol Kilometer Yogyakarta," kata Ihsan saat ditemui di halaman Gedung DPRD DIY, Rabu malam.

Namun, menurut dia, gelombang massa kedua yang tidak dikenal tiba-tiba mendatangi Gedung DPRD DIY dan diduga melakukan provokasi dengan melempar petasan ke arah petugas parkir di Jalan Perwakilan.

"Setelah massa membubarkan diri, kami sangat menyayangkan ya, ada sekelompok massa yang tidak dikenal yang tiba-tiba mendatangi Gedung DPRD DIY dan melakukan provokasi dengan melempar petasan dan kembang api," ujarnya.