NADIKABAR.COM — Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menyebut ledakan di sebuah bangunan rumah toko (ruko) di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, Jawa Timur, Selasa pagi, diduga kuat akibat kebocoran gas.

"Saat ini, kami bersama tim Jibom (Penjinak Bom) sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, sampai saat ini tidak ditemukan kandungan atau bahan peledak. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, kemungkinan besar ledakan tersebut diduga kuat berasal dari kebocoran gas," kata Kombes Pol Luthfie, di Surabaya, Selasa.

Ia menjelaskan, ledakan tersebut diketahui ketika koki sedang memasak dan sempat mencium bau gas dan seketika terjadi ledakan.

Dari pemeriksaan di TKP, pihaknya menemukan tiga tabung elpiji yang masing-masing berkapasitas 50 kilogram.