"Kita tetap lakukan penyelidikan untuk memastikan apakah benar sapi itu mati karena disembelih atau jadi korban serangan hewan liar," ujarnya.
Sementara Kapolsek Panggang, AKP Gatot Sukoco, menjelaskan awalnya pemilik ternak, Partiyem, pergi ke kandang ternaknya pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, Partiyem bermaksud memberi makan ternak milik suaminya itu.
"Sampai di kandang, saksi (Partiyem) mendapati sapi mati dengan kondisi beberapa bagian tubuhnya hilang," tutur Gatot.
Mendapati kondisi sapinya yang mati misterius, Partiyem segera memberi tahu suaminya. Lantas, suami Partiyem melapor ke Polsek Panggang, yang segera ke lokasi kejadian.