Lebih lanjut, Dacic menyatakan bahwa tingkat ancaman terorisme telah dinaikkan ke level tertinggi, atau "siaga merah".
"Ini berarti pemeriksaan keamanan akan diperketat dan kehadiran polisi akan ditingkatkan di lokasi-lokasi sensitif, termasuk fasilitas infrastruktur dan tempat-tempat yang dipadati banyak orang," ujarnya.
Meskipun serangan semacam itu tergolong jarang di Serbia, Kedutaan Besar Israel di Belgrade pernah menjadi sasaran sebelumnya. Pada Juni 2024, seorang penyerang bersenjatakan busur silang melukai seorang polisi yang berjaga di kompleks kedutaan tersebut, sebelum akhirnya ditembak mati oleh polisi.