"Perlawanan itu sebagai wujud pengalihan perhatian dari zona yang menjadi target operasi kita. Tapi kita tidak teralihkan terhadap fokus dari target operasi kita," tutur Bismo.
Petugas di lapangan turut menyita sejumlah uang tunai yang diduga kuat merupakan uang hasil transaksi peredaran gelap narkotika yang disimpan menyatu dengan barang bukti ganja.
Bismo membenarkan para pelaku masih memanfaatkan lapak-lapak liar di sepanjang bantaran rel kereta api sebagai lokasi transaksi narkoba. Guna memutus mata rantai peredaran tersebut, pihak kepolisian akan membongkar bangunan-bangunan liar itu dan terus memburu jajaran bandar utama.
"Membongkar lapak juga supaya tidak disalahgunakan. Kita akan terus lakukan operasi ini di berbagai tempat dan juga pengejaran terhadap bandarnya," kata Bismo.