Penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian, dugaan tindak pidana, serta peran masing-masing pihak yang diamankan.
Adapun mayat KDA ditemukan dalam kondisi terikat kaki dan tangan menggunakan tali rafia. Selain tangan dan kaki yang terikat, korban juga ditemukan ada memar pada bagian kiri wajah dan leher terikat menggunakan kaos hitam.
Penemuan mayat tersebut bermula ketika pemilik atau pengelola kamar kos, Sundiyah, hendak mengecek kamar yang sebelumnya akan disewa seorang pria yang mengaku bernama Daniel.
Menurut keterangan saksi, pria tersebut datang pada Selasa (6/10) sekitar pukul 12.00 WIB dan menyampaikan niat untuk menyewa kamar kos.
"Daniel mengaku bekerja di steam depan Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Daniel menjelaskan akan membayar kos pada Selasa (6/10) pukul 17.00 WIB sekaligus akan menyerahkan fotokopi KTP," jelas Made.
Setelah mendengar penjelasan tersebut, saksi menyerahkan kunci kamar kepada Daniel. Namun, pria tersebut tidak kunjung datang untuk membayar maupun menyerahkan fotokopi KTP hingga Kamis (8/10).
Karena tidak mendapat kabar, saksi kemudian berniat mengecek kamar yang sebelumnya akan ditempati Daniel.