Joko menambahkan, dalam video viral itu disebut polisi melakukan tembakan ke pelaku. Dia menegaskan bahwa polisi tidak menggunakan tembakan peluru tajam, namun itu gas air mata.

"Jadi informasi yang didapat dari tim presisi, karena ini sekelompok orang itu tidak ada penembakan. Sempat tembakan gas air mata untuk membubarkan," katanya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama AKP Tasyuri mengatakan, kedua pelaku yang ditangkap berinisial AA dan MAS. Kejadian itu berlangsung pada tanggal 26 September pukul 01.50 dini hari.