NADIKABAR.COM — Kepolisian Resor (Polres) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerjunkan sekitar 900 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan sepak bola antara PSIM Yogyakarta dan Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul yang akan digelar, Sabtu (10/10).

Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto, di Bantul, Jumat, mengatakan sekitar 900 personel tersebut dikerahkan untuk menjaga keamanan dan kelancaran pertandingan, baik di dalam stadion maupun di area luar selama laga berlangsung.

"Kami mengajak seluruh suporter PSIM Yogyakarta maupun Persija Jakarta untuk mendukung tim kebanggaannya masing-masing dengan penuh semangat, tetapi tetap mengedepankan sportivitas dan persaudaraan," katanya.

Menurut dia, pertandingan sepak bola seharusnya menjadi sarana hiburan yang mempererat kebersamaan, bukan justru memicu perselisihan.

"Antusiasme harus diimbangi dengan kepatuhan terhadap aturan dan penghormatan kepada sesama penonton, pemain, perangkat pertandingan, serta petugas keamanan," ujarnya.

Ia juga meminta para suporter mematuhi arahan kepolisian, panitia pelaksana, dan petugas di area stadion, termasuk mengikuti petunjuk serta menaati larangan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

"Misalnya membawa senjata tajam, petasan, flare, kembang api, minuman beralkohol, narkoba, maupun benda lain yang berpotensi membahayakan keselamatan," katanya.

Selain itu, kata dia, para suporter diminta tidak melakukan provokasi dalam bentuk apa pun yang berpotensi memicu konflik, baik di dalam maupun di luar stadion.

"Jangan melakukan provokasi, pelemparan benda, perkelahian, perusakan fasilitas umum, ataupun tindakan anarkis lainnya," ujarnya.

Ia mengimbau penonton yang datang ke stadion agar tidak memarkirkan kendaraan secara sembarangan karena dapat menghambat arus lalu lintas dan menyebabkan kemacetan.

"Ikuti petunjuk petugas dan memarkirkan kendaraan di lokasi yang telah disediakan. Jangan menggunakan badan jalan untuk berkumpul apabila berpotensi menghambat arus kendaraan," katanya.