NADIKABAR.COM — Sebagian besar perjalanan menggunakan transportasi online berlangsung tanpa kendala. Namun, ketika muncul persoalan di tengah perjalanan, situasinya bisa menjadi lebih rumit, terutama jika tidak ada bukti atau saksi lain yang dapat membantu menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
Karena itu, fitur keselamatan tidak hanya dibutuhkan untuk meminta bantuan saat keadaan darurat. Fitur yang dapat membantu memberikan konteks setelah kejadian juga memiliki peran penting. Salah satunya adalah AudioProtect di aplikasi Grab.
Lantas, bagaimana cara kerja fitur rekam suara ini dan bagaimana privasi pengguna dijaga? Simak penjelasannya berikut ini.
Rekaman audio dapat memberikan informasi tambahan mengenai situasi yang terjadi selama perjalanan. Data tersebut dapat membantu ketika pengguna melaporkan persoalan kepada Grab.
Namun, AudioProtect bukan pengganti fitur darurat. Ketika berada dalam situasi berbahaya, pengguna tetap perlu menggunakan tombol SOS atau meminta bantuan melalui layanan yang tersedia.
AudioProtect dapat merekam suara selama perjalanan jika fitur tersebut telah diaktifkan dan disetujui oleh penumpang. Rekaman kemudian dienkripsi dan disimpan secara terbatas.
Jika tidak ada laporan insiden, rekaman akan dihapus secara otomatis setelah lima hari. Pada pengemudi, AudioProtect juga dapat aktif otomatis untuk perjalanan malam pukul 23.00-05.00, tetapi penumpang tetap perlu memberikan persetujuan.