NADIKABAR.COM — Polisi masih mendalami penyebab kebakaran gudang perabotan rumah tangga di kawasan Margomulyo Permai, Surabaya. Penyelidikan belum dilakukan karena polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dari Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Prasetyo mengatakan, dirinya telah mendatangi lokasi kebakaran bersama tim gabungan dari Polda Jatim dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar). Namun, kedatangan mereka saat itu difokuskan pada pemadaman api dan penanganan kondisi darurat, bukan penyelidikan.
"Bukan lidik, datang ke lokasi itu fokus untuk pemadaman api," kata Prasetyo kepada NadiKabar, Kamis (20/8/2026).
Prasetyo menjelaskan, proses penyelidikan akan dilakukan setelah pemeriksaan Labfor. Hingga kini, tim Labfor Polda Jatim masih melakukan pendalaman terkait kebakaran tersebut.
Ia memastikan, olah tempat kejadian perkara (TKP) akan dilakukan bersama tim Labfor. Polisi juga masih menunggu jadwal pemeriksaan dari tim tersebut.
"Belum (penyelidikan) lah, Mas. Nanti kan itu Labfor yang bisa menentukan. Nanti kita kan koordinasi dengan Labfor untuk olah TKP, nanti kan kami koordinasi dengan jadwal Labfor dulu," ujarnya.
Prasetyo mengatakan, pengecekan awal ke lokasi dilakukan sejak Rabu (19/8/2026) sore. Namun, polisi belum mengambil sampel yang dapat dijadikan barang bukti karena kondisi lokasi belum memungkinkan untuk dimasuki.
"Hanya ngecek lokasi, terus kenapa sih kok api bisa terbakar besar begitu. Ternyata isinya ya kain-kain segala macam kan. Nah, itu mudah terbakar, makanya kita cek," imbuhnya.
Menurut Prasetyo, kondisi gudang yang menyimpan berbagai barang, termasuk kain, menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam pengecekan awal. Namun, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan sebelum pemeriksaan lebih lanjut dilakukan.
Selain penyebab kebakaran, polisi juga masih mendalami izin dan operasional gudang milik PT Sukses Tensindo. Prasetyo mengatakan pihaknya belum melakukan pengecekan terkait kemungkinan adanya pelanggaran karena masih berfokus pada penanganan kebakaran.
"Belum (cek izin dan dugaan pelanggaran), Mas. Kita fokus ke pemadaman api dulu kemarin, masih koordinasi dengan pemadam duluan Labfor untuk jadwal olah TKP-nya, belum ada sampel yang diambil karena kemarin itu kan kemarin masih fokus ke pemadaman, kan masih panas juga itu, enggak ada yang bisa diambil," tutur dia.
Polisi selanjutnya akan berkoordinasi dengan Labfor Polda Jatim untuk menentukan jadwal olah TKP. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya menjadi bagian dari pendalaman untuk mengetahui penyebab kebakaran.