NADIKABAR.COM — Markas Kasino di wilayah Sukoharjo Jawa Tengah digerebek Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri. Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, mengungkapkan awal mula kecurigaan keberadaan markas kasino di Sukoharjo.
Angga mengungkapkan bahwa awalnya ada laporan dari warga mengenai lokasi tersebut yang terdapat aktivitas yang tidak biasa pada malam hari. Adanya aktivitas yang tak biasa itu membuat warga di Jalan Rambutan, Desa Kwarasan, Grogol, Sukoharjo curiga. Gudang yang seharusnya berkegiatan pagi hari justru ramai pada malam hari.
"(Kecurigaan warga?) Waktu itu aktivitasnya jadi tiap malam. Jadi katanya kok ada malam keluar masuk, keluar masuk seperti itu saja itunya. Padahal kan harusnya kalau pertokoan atau pergudangan itu kan dilakukan di siang hari. Nah, itu banyakan di malam hari," katanya ditemui di Edutorium UMS, Minggu (30/8/2026).
Angga mengatakan, Polres Sukoharjo sebetulnya pernah melakukan pengecekan di gudang tersebut dua bulan yang lalu. Namun, saat pengecekan oleh Polres Sukoharjo tidak ditemukan apapun.
"Dari Polres Sukoharjo sendiri, dengan adanya kejadian ini, ini pun juga sebagai suatu hal yang mengejutkan kami, walaupun sebenarnya sudah mengetahui. Kalau kita waktu itu sebelum dari Bareskrim itu kan kita juga melakukan kegiatan sebelumnya itu sudah 2 bulan lalu, namun informasinya sudah tidak ada atau mungkin waktu itu tidak ada kegiatan," ungkapnya.
Lebih lanjut, dirinya mengatakan bahwa pengecekan itu dilakukan bersama masyarakat setempat. Ia mengakui bahwa dari depan, tidak ada aktivitas yang mencurigakan.