Kendati demikian, Arlan menuturkan pihaknya dibantu tim dari Jatanras Polda Jawa Tengah terus menyisir dan melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.

"Untuk saat ini kami dari Polres Demak, Satreskrim Polres Demak, kemudian Polsek Kebonagung dan dari Jatanras Polda Jawa Tengah, saat ini masih bekerja untuk melakukan penyisiran dan penyelidikan lanjutan guna mengungkap tindak pidana ini," kata Arlan.

Langkah yang dilakukan polisi untuk memburu pelaku di antaranya pemeriksaan saksi. Arlan menyampaikan sudah ada tujuh orang yang diperiksa.

"Untuk saat ini saksi yang sudah kita periksa sebanyak tujuh orang, ada yang dari warga sekitar, ada juga dari beberapa warga di daerah lain," ujar Arlan.

Kamera pengawas atau CCTV juga tak luput dari perhatian. Menurut Arlan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap CCTV untuk mencari pelaku.

"Untuk pemeriksaan CCTV sudah kita lakukan penelusuran dan kita sudah koordinasi dengan Dishub terkait dengan CCTV. Tapi kita masih melakukan pendalaman terkait untuk pengolahan CCTV untuk objek-objek yang digunakan ataupun ya yang diduga sebagai pelaku ini," jelas Arlan.

Arlan menyampaikan hasil autopsi mengungkap ada satu luka tajam pada kepala korban yang mengakibatkan kematian. Selain itu, ditemukan pula dua luka benda tumpul yang juga di bagian kepala.