NADIKABAR.COM — Satu unggahan yang menunjukkan adanya satu mobil menggunakan nomor polisi (nopol) yang nyeleneh BK 54 NGE, viral di media sosial. Polrestabes Medan pun mengungkap soal pemilik mobil tersebut, Ade Rahmat Irawan.

Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP SL Widodo mengatakan jika pihaknya bekerjasama dengan Satreskrim Polrestabes Medan dalam pengungkapannya. Mereka menelusuri ke komunitas otomotif dan berhasil mengidentifikasi pengendara.

"Kerja sama dengan Krimsus, (mobil) Kijang nya kan modif, kita tanya ke komunitas, jadi dapatlah," kata AKBP SL Widodo saat dihubungi, Sabtu (12/9/2026).

Kemudian Ade Rahmat Irawan menyerahkan diri ke Polrestabes Medan. Pelat kendaraan tersebut dipastikan palsu dan langsung diminta untuk memasang kembali pelat asli.

"Menyerahkan diri setelah dibilang mau diangkut pakai towing, (pelat) palsu," ucapnya.

AKBP SL Widodo menyebutkan jika pelaku ditilang karena memakai pelat palsu. Pelaku juga dihukum dengan memberikan klarifikasi dengan video.

"Sudah kita tilang, karena tidak sesuai pelatnya, kita hukum juga (klarifikasi video), sanksi sosial," sebutnya.

Selain mobil ini, masih ada 3 mobil lain yang memakai pelat nyeleneh yang bakal diungkap oleh Satlantas Polrestabes Medan. AKBP SL Widodo mengimbau agar masyarakat mematuhi dengan memakai pelat yang asli.

"Yang benarlah pasang pelat, jangan ngarang-ngarang, yang kedua jangan sampai nggak ada pelat, kalau ada kenapa-kenapa kan sudah ada niat jelek, misalnya dia nyenggol dan lari kan," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Satu unggahan yang menunjukkan adanya satu mobil menggunakan nomor polisi (nopol) yang nyeleneh BK 54 NGE, viral di media sosial. Peristiwa itu disebut terjadi di Kota Medan.

Berdasarkan video yang dilihat NadiKabar, Rabu (9/9), tampak mobil itu tengah melaju. Mobil itu berwarna abu-abu.

Lalu, di bagian pelatnya terlihat menggunakan nopol yang nyeleneh bertuliskan 'BK 54 NGE'. Dari penelusuran NadiKabar, mobil itu tengah melintas di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Petisah.

Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Widodo mengatakan pihaknya telah menerima informasi video viral itu. Kini, pihak kepolisian tengah menelusuri mobil itu.

"Masih kami telusuri," kata Widodo saat dikonfirmasi NadiKabar.

Widodo menyebut bahwa dari hasil pengecekan, kendaraan itu kerap melintas di sekitaran Sei Sikambing Medan. Selain itu, pelat itu juga tidak terdaftar di database.