NADIKABAR.COM — Dinamika politik nasional pada Jumat (16/10) bergerak dari pembagian tugas Dewan Pertimbangan Presiden untuk memperkuat dukungan kebijakan bagi Prabowo Subianto, pemberhentian Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, hingga langkah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta doa para kiai bagi Presiden.
Di tengah agenda tersebut, Prabowo memanggil jajaran kabinet dan pimpinan lembaga ke Istana Bogor, sementara Kementerian Pertahanan menilai penambahan jumlah wakil menteri menjadi dua diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan.
Selengkapnya simak berita politik Antaranews terpopuler berikut,
Wantimpres bagi tugas, Agum pimpin polhukam dan CT urus ekonomi
Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI menetapkan tiga bidang kerja, yakni politik, hukum, dan keamanan; kesejahteraan sosial; serta ekonomi dan keuangan, untuk mengoptimalkan pemberian nasihat dan pertimbangan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Mendagri berhentikan Ade Kunang sebagai Bupati Bekasi
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian resmi memberhentikan Ade Kuswara Kunang dari jabatan Bupati Bekasi untuk masa jabatan 2025–2030, sementara DPRD setempat mengusulkan Wakil Bupati Asep Surya Atmaja sebagai penggantinya.
Gibran minta doa kiai di Pasuruan agar Prabowo diberi kekuatan
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta doa para kiai dan pengasuh Pondok Pesantren Darullughah Wadda'wah (Dalwa), Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, agar Presiden Prabowo Subianto diberi kekuatan menghadapi berbagai persoalan bangsa.
Prabowo panggil jajaran kabinet rapat di Istana Bogor Jumat malam
Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri, wakil menteri, pimpinan lembaga, serta petinggi TNI, Polri, dan Kejaksaan untuk menghadiri rapat di Istana Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat malam.
Kemhan nilai penambahan jumlah wamen jadi dua sangat dibutuhkan
Kementerian Pertahanan (Kemhan) menilai penambahan jabatan wakil menteri (wamen) menjadi dua merupakan hal yang sangat dibutuhkan saat ini.