"Puluhan juta kematian yang menjadi tanggung jawab Mao, juga sifat totaliter dari rezimnya, telah dikonfirmasi oleh semua sejarawan," sebutnya.

Menurut Tondelier dalam postingannya, Mbappe "bukan sekadar menyampaikan pendapat, melainkan memaparkan fakta-fakta yang mapan".

Tonderlier kemudian menambahkan bahwa: "Di era ketika sains ditantang setiap hari oleh para pendukung otoritarianisme, menegaskan kembali 'fakta-fakta yang sudah mapan' bukanlah hal yang sia-sia."

Dia juga menegaskan bahwa "sikap selalu mengalah terhadap tekanan ekonomi dari China merupakan tanda kelemahan".