Dengan kegiatan ini, kepolisian menguji kesiapan personel dalam menghadapi enam skenario pengamanan yang disusun berdasarkan potensi kerawanan. Jumlah personel yang disiagakan sendiri sebanyak 1.300.
Selain memperkuat kesiapan operasional, kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif terhadap pelajar yang ditemukan dalam situasi berisiko. Koordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua juga jadi langkah pencegahan.
"Prioritas kami adalah memastikan para pelajar tetap aman dan tidak terjerumus dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Kami mengajak orang tua dan pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan serta membangun komunikasi yang baik dengan anak-anak. Ketegasan dalam penegakan hukum harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap masa depan generasi muda. Keamanan harus terjaga, tetapi keselamatan anak tetap menjadi tanggung jawab bersama," tuturnya.